Hari ini, Jumat, 2 Agustus 2019 Masehi bertepatan dengan 1 Dzulhijjah 1440 Hijriyyah, Pengadilan Agama Rangkasbitung  melaksanakan beberapa kegiatan, antara lain adalah yang dilaksanakan di ujung waktu kerja, yaitu apel sore yang kali ini dipimpin oleh Muhammad Yunus, S.H. sebagai pemimpin apel dan H. Martomo, S.HI., M.A. sebagai pembina.

Hari Jumát adalah hari kerja terakhir dalam tiap pekan. Seperti pekan-pekan biasanya, setiap Jumat sore, Pengadilan Agama Rangkasbitung secara rutin dan berkelanjutan, mengadakan apel sore yang diikuti oleh seluruh karyawan Pengadilan Agama Rangkasbitung, meliputi unsur pimpinan dan unsur pegawai.

Sebagaimana biasanya, unsur pimpinan yang mengikuti apel kali ini adalah Ketua, Wakil Ketua, Para Hakim, Panitera dan Sekretaris dan Para Kepala  Sub-bagian serta Para Panitera Muda. Adapun dari unsur pegawai adalah Para Panitera Pengganti, Jurusita, Jurusita Pengganti, para pegawai tetap dan pegawai honorer.

Sebagai informasi, sebagian besar karyawan Pengadilan Agama Rangkasbitung adalah bukan penduduk lokal Kota Rangkasbitung, mereka mayoritas berdomisili di Jakarta, Tangerang, Pandeglang dan Serang, bahkan yang berdomisili di Rangkasbitung diketahui hanya sebatas enam orang saja, yaitu dua orang hakim, satu orang panitera muda, satu orang panitera pengganti dan dua orang petugas keamanan. Namun, demi kedisiplinan dan integritas serta kemajuan dan soliditas Pengadilan Agama Rangkasbitung, seluruh karyawan tetap melaksanakan apel sore dengan semangat ‘pagi’, hal itu dikarenakan, pada setiap apel sore, diinformasikan banyak hal penting seputar aktivitas dan pergerakan Pengadilan Agama Rangkasbitung periode satu pekan berjalan, informasi tersebut antara lain tentang pencapaian, kendala dalam menjalankan program pelayanan, baik ke luar (ekstern) ataupun ke dalam (intern) Pengadilan Agama Rangkasbitung, serta harapan untuk pekan-pekan ke depan bagi kemajuan Pengadilan Agama Rangkasbitung.

Apel sore dilaksanakan lebih kurang selama 10 hingga 20 menit sebelum akhirnya seluruh karyawan meninggalkan kantor untuk pulang menuju kediaman masing-masing dan melepas lelah bersama keluarga tercinta.

 

(Diding-Ratu)