Rangkasbitung, Jum'at 29 Maret 2019 pukul 09.00 WIB, bertempat di ruang sidang utama, Pengadilan Agama Rangkasbitung melaksanakan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas sebagai upaya mewujudkan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) sesuai dengan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Biroksi Nomor 52 Tahun 2014 tentang Pedoman Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK/ Menuju WBBM yang dapat menjadi percontohan penerapan pada unit kerja/satuan kerja lainnya. Pencanangan Zona Integritas di Pengadilan Agama Rangkasbitung juga sejalan dengan Peraturan Presiden No. 10 Tahun 2012 tentang Grand Design Reformasi Birokrasi Pemerintah, yang mempunyai target utama yaitu peningkatan kapasitas akuntabilitas organisasi, pemerintahan yang bersih dan bebas KKN, serta peningkatan pelayanan publik.

Pelaksanaan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas di Pengadilan Agama Rangkasbitung dihadiri oleh Katua Pengadilan Tinggi Agama Banten (Dr.H.Muhammad Shaleh, M.Hum), dan Wakil Bupati Lebak (H.Ade Sumardi, SE, MM)  dan FORKOPINDA (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) se Wilayah Lebak, Ketua MUI Lebak dan Kementerian Agama Kabupaten Lebak.

Acara ini dibuka dengan pembacaan basmalah bersama dan pembacaan ayat suci al-Quran oleh H.Martomo, SHI, MA, kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya oleh seluruh peserta acara. Setelah menyanyikan lagu kebangsaan, acara dilanjutkan dengan Sambutan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas oleh Ketua Pengadilan Agama Rangkasbitung H.Abdul Majid, S.H.I., M.H, Dalam sambutannya beliau mengatakan bahwa pembentukan Zona Integritas di Pengadilan Agama Rangkasbitung adalah bagian dari Program Kerja tahun 2018 yang pencanangannya dilaksanakan pada hari ini (Jumat, 29/03/2019). Beliaupun menegaskan bahwa Pencanangan Zona Integritas ini merupakan implementasi dan pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 81/2010 tentang Grand Design Reformasi Birokrasi 2010-2025, Permenpan-RB Nomor Permenpan-RB Nomor 12 Tahun 2014 tentang Pedoman Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi serta Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani di Lingkungan Instansi Pemerintah, Keputusan Ketua Mahkamah Agung RI Nomor 194A/KMA/SK/XI/2014, tentang Pembentukan Tim Pembangunan Zona Integritas Mahkamah Agung RI serta merupakan Program Pimpinan Mahkamah Agung, oleh karenanya Pengadilan Agama Rangkasbitung dimulai dari pimpinan, hakim dan seluruh pegawai termasuk tenaga honorer berkomitmen untuk menjadikan kantor ini bebas dari praktik KKN dan juga bertekad memberikan pelayanan yang prima kepada semua masyarakat pencari keadilan, sebagai tujuan pembangunan Zona Integritas itu sendiri yakni Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dalam sambutan ketua menekankan 3 (tiga)  hal yang perlu digaris bawahi berkenaan dengan kegiatan ini, Pertama, Zona integritas tidak bisa terpisah dari reformasi birokrasi yang selama ini sudah dijalankan di Pengadilan Tinggi Agama Banten. Kedua, pencanangan pembagunan zona integritas adalah awal dari rangkaian panjang pembangunan zona integritas yang akan dilalui bersama oleh seluruh aparatur. Ketiga deklarasi bukan hanya sekedar seremonial dan pernyataan saja tetapi harus benar-benar dijiwai dan diimplementasikan serta dapat dilaksanakan bersama oleh seluruh aparatur Pengadilan Agama Rangkasbitung dengan tulus dan ihlas, Pembangunan zona integritas bukan hanya sekedar simbol belaka akan tetapi harus diwujudkan dalam kerja nyata diakhir sambutannya Ketua menyampaikan ucapan terimakasih kepada tamu undangan yang telah berkenan hadir, mohon dukungan dan kerjasaamanya dalam rangka mewujudkan Pengadilan Agama Rangkasbitung yang Berintegritas, Bebas dari Korupsi dan menjadi birokrasi yang bersih Melayani dan menghimbau agar seluruh keluarga besar Pengadilan Rangkasbitung selalu berkomitmen memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat pencari keadilan.

Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Ikrar Pakta Integritas Aparatur Pengadilan Agama Rangkasbitung yang dipimpin oleh Hayatul Maqi, S.H.I, M.Si (Hakim Pengadilan Agama Rangkasbitung sekaligus Ketua Panitia Zona Integritas) dan diikuti oleh seluruh unsur pimpinan, hakim, pegawai, serta tenaga honorer Pengadilan Agama Rangkasbitung.

Kemudian acara dilanjutkan dengan pemukulan gong oleh Ketua Pengadilan Agama Rangkasbitung H.Abdul Majid, SHI, MH. dengan bersama membaca Basmalah dan disaksikan oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama Banten, Wakil Bupati Lebak dan FORKOPINDA (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) se Wilayah Lebak. Dilanjutkan dengan penandatangan Piagam Pencanangan Zona Integritas oleh H.Abdul Majid, S.H.I, M.H. (Ketua Pengadilan Agama Rangkasbitung) dan Wakil Bupati Lebak dan disaksikan oleh (Ketua Pengadilan Tinggi Agama Banten), (Pejabat yang mewakili Ketua Pengadilan Negeri Rangkasbitung), (Pejabat yang mewakili Kepala Kejaksaan Negeri Rangkasbitung), (Pejabat yang mewakili Kapolres Lebak), (Pejabat yang mewakili Kepala Dandim), Perwakilan dari MUI Lebak serta H.Akhmad Tohawi, M.Pd. (Kepala Kementrian Agama Kabupaten Rangkasbitung) dan dilanjutkan dengan foto bersama.

                                                                               

Dilanjutkan dengan acara sambutan dari Ketua Pengadilan Agama Tinggi Banten (Dr.H.Muhammad Shaleh, M.Hum) dalam sambutannya menyampaikan Bahwa Pencanangan Pembangunan Zona Integritas di Pengadilan Agama Rangkasbitung adalah sebuah momentum khususnya bagi seluruh jajaran Aparat Pengadilan Agama Rangkasbitung, mari kita jadikan tonggak untuk melakukan perubahan yang fundamental dalam peningkatan kompetensi kesadaran sekaligus terus berani berubah dalam membuat terobosan yang belum pernah difikirkan sebelumnya. Oleh karena itu mari bersama menyatukan tekat dan kesadaran dalam membuat komitmen untuk melaksanakan program reformasi birokrasi membangun zona integritas menuju WBK dan WBBM, dalam sambutannya juga KPTA.Banten mohon dukungan kepada pemerintah daerah Lebak agar mendukung baik berupa fasilitas maupun lainnya dalam pelaksanaan program-program Pengadilan Agama Rangkasbitung dalam melayani masyarakat dan mohon kerjasaamanya dalam rangka mewujudkan Pengadilan Agama Rangkasbitung yang Berintegritas, Bebas dari Korupsi dan menjadi birokrasi yang bersih Melayani.

Dalam sambutan Wakil Bupati Lebak H.Ade Sumardi, SE, MM. Pertama permohonan maaf atas ketidakhadiran Ibu Bupati Lebak Hj.Iti Octavia Jayabaya, SE, MM disebabkan beliu dapat undangan Gubernur Banten terkait acara Musrembang, Menanggapi atas sambutan KPTA.Banten secara umum bahwa pemerintahan daerah Lebak siap mendukung dengan sepenuh hati program-program Pengadilan Agama Rangkasbitung dalam melayani masyarakat Kabupaten Lebak. Dan selama ini H.Abdul Majid, SHI, MH. Ketua Pengadilan Agama Rangkasbitung selalu hadir dan aktif terhadap program-program, dan acara-acara maupun event-event yang diadakan oleh pemerintahan daerah Kabupaten Labak. Dan Insyallah Pemda Lebak ke depan akan mensuport dan siap menfasilitasi kegiatan-kegiatan yang diadakan oleh Pengadilan Agama Rangkasbitung, dan pemerintahan daerah Kabupaten Labak sangat mendukung pelaksanaan program reformasi birokrasi membangun zona integritas menuju WBK dan WBBM dilingkungan Pengadilan Agama Rangkasbitung.

Rangkaian acara diakhiri dengan pembacaan do’a oleh H.Martomo, S.H.I. M.A. dan dilanjutkan beramah tamah bersama.